Berita

Perempuan Tani HKTI dan INTI dalam pameran Global Sources Hong Kong Shows/Net

Bisnis

Dukung Semangat Hari Kartini, Perempuan Tani HKTI dan INTI Boyong Produk Pertanian dan UMKM ke Hong Kong

SENIN, 22 APRIL 2024 | 22:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perempuan Tani HKTI berkolaborasi bersama INTI (Indonesia Tionghoa) memperkenalkan produk pertanian dan UMKM ke kancah Internasional pada Global Source Asia World Expo- Hong Kong 2024

Global Sources Hong Kong Shows merupakan pameran Internasional tahunan yang diikuti oleh lebih dari 500 pabrik dan distributor terkemuka dari Tiongkok, Taiwan, Macau, Hong Kong dan Korea Selatan.

Pameran ini menghadirkan lebih dari 50.000 produk elektronik terbaru dan inovatif untuk dihubungkan dengan peserta dari berbagai negara di seluruh dunia.


Tahun ini, pameran diselenggarakan di Asia World Expo dan dimulai pada 18-21 April. Delegasi Indonesia diwakili oleh INTI sebanyak tiga peserta dan Perempuan Tani HKTI juga berjumlah tiga peserta.

Melalui event internasional ini, Perempuan Tani HKTI (Pertani HKTI) selaku organisasi yang mendukung daya saing perempuan melalui berbagai produk pertanian dan UMKM lokal, ingin membawa dan memberikan semangat juang Kartini dalam memberdayakan emansipasi perempuan agar semakin berkualitas dan mampu menarik pasar internasional.

Berbagai produk yang ditampilkan dalam keikutsertaan expo ini adalah Kopi, Kerupuk Udang, Beauty Local Produk, olahan tas daur ulang plastik, dan berbagai produk lainnya dari petani dan pengrajin perempuan binaan Perempuan Tani HKTI.

Wakil Ketua Umum DPP Perempuan Tani HKTI, Endang Sulastri, mengungkapkan banyak pengunjung yang tertarik dengan produk pertanian dan UMKM Indonesia.   

“Kami sangat antusias ketika menyaksikan respon pengunjung terhadap berbagai hasil produk pertanian dan kerajinan tangan UMKM dari Indonesia, terutama kerupuk udang dan kopi. Pada hari pertama saja, food tester kerupuk udang yang kami bawa habis dinikmati oleh pengunjung dan produk olahan mentahnya paling diminati sehingga booth kami tidak pernah sepi,” katanya dalam keterangan yang dikutip Senin (22/4).

Dari DPP Perempuan Tani HKTI, selain dirinya, juga ada Eva Aprilia sebagai Business Development Manager, dan Linda Afriana sebagai Marketing Manager dalam kepengurusan organisasi ini.

Keikutsertaan Perempuan Tani HKTI, yang merupakan sayap HKTI binaan Ketua Umum HKTI Moeldoko, sehubungan dengan persiapan penyelenggaraan business matching sebagai bentuk pelaksanaan dari penandatanganan perjanjian kerja sama antara Perhimpunan INTI dan HKTI pada 19 September 2023 lalu.

Kerja sama ini merupakan bentuk dukungan bersama untuk mendorong investasi Tiongkok ke Indonesia dalam sektor agribisnis.

Dalam pameran ini, Sekjen INTI Candra Jap hadir didampingi Wakil Sekjen Cakra Putra dan Sekretaris Jenny Chandradinata.

Melalui rangkaian event internasional ini INTI mengajak Perempuan Tani HKTI bersama-sama memajukan produk pertanian serta mendukung pemberdayaan UMKM melalui daya juang dan semangat perempuan serta petani binaan di seluruh Indonesia.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya