Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Utang Israel Melonjak Dua Kali Lipat Sejak Hantam Gaza

SENIN, 22 APRIL 2024 | 21:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Utang Israel tercatat tembus sebesar 160 miliar shekel atau senilai Rp692 triliun di sepanjang 2023 kemarin.

Utang tersebut melonjak dua kali lipat dibandingkan pada 2022 lalu yang hanya sebesar 63 miliar shekel (Rp272 triliun).

Kementerian Keuangan Israel merinci utang sebesar 81 miliar shekel (Rp350 triliun) pada 2023 kemarin tercatat sejak pecahnya perang Israel-Hamas pada Oktober lalu.


Lonjakan itu membuat rasio utang Israel melesat dari 60,5 persen dari PDB pada 2022 menjadi 62,1 persen pada 2023 kemarin.

Menurut Akuntan Jenderal Yali Rotenberg, lonjakan itu tidak dapat dihindari. Pasalnya, tahun itu disebut menjadi tahun yang penuh tantangan dan membutuhkan peningkatan pembiayaan yang signifikan.

"Ada kebutuhan penyesuaian taktis dan strategis dalam rencana peningkatan utang pemerintah," katanya pekan lalu seperti dikutip dari Reuters, dikutip Senin (22/4).

Adapun rasio utang itu diprediksi masih akan meningkat lagi menjadi 67 persen pada 2924 ini, yang terjadi akibat lonjakan belanja perang Israel.

Seperti diketahui, saat ini Israel sendiri juga sedang menghadapi Iran, setelah pihaknya diduga meluncurkan bom di gedung konsulat Iran di Damaskus, Suriah beberapa waktu lalu yang menewaskan tujuh Garda Revolusi Iran meninggal dunia.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya