Berita

WZ-7 Soaring Dragon milik Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok

Dunia

'Naga Melonjak' Milik Tiongkok Bermanuver dekat Filipina

MINGGU, 21 APRIL 2024 | 15:40 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Sebuah drone WZ-7 Soaring Dragon milik Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok terlihat terbang di dekat Filipina, menjelang persiapan negara Asia Tenggara tersebut untuk menerima pengiriman rudal jelajah supersonik BrahMos India.

Menurut Eurasian Times, bentuk khas drone WZ-7 yang menyatu dan bersayap menarik perhatian Raffy Tima, koresponden organisasi berita Filipina GMA News, saat melintasi langit di Laut Filipina Barat, sebuah wilayah di Selatan Laut China di barat laut Filipina.

Waktu terjadinya penampakan ini sangat penting di tengah meningkatnya ketegangan antara Tiongkok dan Filipina terkait sengketa wilayah, terutama Second Thomas Shoal dan Scarborough Shoal, di Laut China Selatan, kata laporan itu. Akuisisi rudal BrahMos dari India dianggap sebagai langkah strategis Filipina untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya guna melawan keagresifan Tiongkok di kawasan.


Dibeli sebagai bagian dari Proyek Prioritas 'Horizon 2' yang bertujuan untuk memodernisasi angkatan bersenjata Filipina, sistem rudal BrahMos tiba di Manila pada 19 April.

Pengiriman tersebut, yang difasilitasi melalui kesepakatan antar pemerintah (G2G), mencakup tiga baterai rudal, pelatihan operator dan pemelihara, dan paket Dukungan Logistik Terpadu (ILS). Setiap baterai rudal biasanya terdiri dari tiga peluncur otonom bergerak dengan masing-masing dua atau tiga tabung rudal, disertai dengan sistem pelacakan yang diperlukan, The Eurasian Times melaporkan.

Penampakan drone WZ-7 yang bertepatan dengan kedatangan pesawat angkut India yang membawa rudal BrahMos bisa ditafsirkan sebagai suatu kebetulan yang menarik. Khususnya, kejadian ini terjadi sebelum dimulainya latihan 'Balikatan 2024' antara Filipina dan AS.

WZ-7 bertenaga jet, diterbangkan oleh Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF) dan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN), memiliki jangkauan terbang lebih dari 60 ribu kaki dan jangkauan sekitar 7.350 mil. Meskipun perkiraan yang dapat diakses oleh publik menunjukkan daya tahan minimal 10 jam, waktu penerbangan sebenarnya mungkin jauh lebih lama, menurut laporan The EurAsian Times.

Pada tahun 2022, drone yang sama terlihat terbang di dekat Selat Taiwan, di tengah meningkatnya ketegangan antara Tiongkok dan Taiwan. Laporan yang sama mengklaim lebih lanjut bahwa WZ-7 terdeteksi oleh Taiwan di laut, sehingga menunjukkan adanya pasukan PLA di dekat Taiwan.

Selama latihan yang diantisipasi ini, pasukan militer siap untuk terlibat dalam aktivitas seperti penenggelaman kapal sasaran, reklamasi pulau, dan operasi angkatan laut di perairan yang berdekatan dengan Laut Cina Selatan. Yang menjadi perhatian khusus bagi Tiongkok adalah penempatan sistem rudal berbasis darat Typhon yang baru oleh AS di pulau Luzon, Filipina utara, demikian yang dilaporkan Eurasian Times.

Ketika ketegangan terus berlanjut di Laut Filipina Barat, yang ditandai dengan adanya persaingan klaim teritorial dan manuver militer, pertemuan peristiwa-peristiwa ini menggarisbawahi dinamika geopolitik rumit yang membentuk wilayah tersebut.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya