Berita

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid/Ist

Politik

Jelang Putusan PHPU, MK Diminta Adopsi Spirit RA Kartini

MINGGU, 21 APRIL 2024 | 17:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) telah memunculkan ketegangan politik, tidak hanya di kalangan elite, tapi masyarakat luas.

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, berharap para hakim MK bisa mengadopsi semangat RA Kartini dalam memutus perkara sengketa Pilpres yang akan digelar Senin besok (22/4).

"Hari ini 21 April, Hari Kartini. Besok 22 April, Hakim MK akan bacakan putusan sengketa Pilpres," kata sosok yang akrab disapa HMW itu, melalui akun X miliknya, Minggu (21/4).


"Semoga prinsip 'Habis Gelap Terbitlah Terang' yang menjadi spirit Kartini, akan menyemangati hakim perempuan di MK, Enny Nurbaningsih, dan mendorong hakim-hakim MK lainnya untuk memutuskan berdasarkan spirit itu," sambungnya.

Kehadiran MK dalam menyelesaikan sengketa Pilpres bukan hanya tentang menentukan pemenang secara hukum, tetapi memastikan bahwa suara rakyat tercermin dengan jelas dan dihormati.

"Selamat, tegakkan konstitusi dalam putusan sengketa Pilpres," kata Hidayat Nur Wahid.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya