Berita

PLN Icon Plus mengadakan Event EV Journey Experience dari Jakarta menuju Mandalika/Ist

Nusantara

EV Journey Experience Jakarta-Mandalika Pembuktian Kesiapan Ekosistem Kendaraan Listrik

MINGGU, 21 APRIL 2024 | 12:48 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Untuk memperkuat ekosistem dan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia, PLN Icon Plus mengadakan Event EV Journey Experience dari Jakarta menuju Mandalika.

Hal ini bertujuan untuk membuktikan kesiapan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, serta menunjukkan bahwa perjalanan jarak jauh dengan menggunakan mobil listrik dapat dilakukan secara aman, nyaman dan tanpa hambatan.

Dengan total jarak tempuh sekitar 1.375 kilometer, perjalanan ini melibatkan 27 peserta yang menggunakan  mobil listrik dari 6 merek berbeda. Para peserta akan melewati 7 checkpoint dan 75 titik Stasiun Pengecasan Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di sepanjang rute perjalanan.


Perjalanan dimulai dari kantor PLN Icon Plus di Mampang, Jakarta, dan melintasi beberapa kota besar seperti Surabaya dan Banyuwangi, sebelum memasuki wilayah Bali hingga akhirnya tiba di Mandalika.

“Kami juga berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi para pengguna EV dengan dukungan fitur Trip Planner di aplikasi PLN Mobile yang dapat mengecek lokasi SPKLU terdekat sepanjang rute perjalanan, sehingga pengguna tidak perlu ragu untuk mengunakan mobil listrik," kata Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi, Minggu (21/4).

Kegiatan EV Journey ini merupakan salah satu upaya PLN Icon Plus membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, sekaligus menegaskan bahwa infrastruktur pendukung telah siap untuk mendorong masyarakat beralih ke energi hijau.

Inisiatif ini merupakan bagian dari kolaborasi dengan ATPM kendaraan listrik di Indonesia, yang menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang andal, serta mewujudkan percepatan menuju Indonesia yang lebih hijau.

Event EV Journey Experience ini diikuti oleh enam ATPM Mobil EV yaitu brand  Neta, Chery, Wuling, Hyundai, MG, dan BYD.




Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya