Berita

Banjir di Semarang Maret lalu mengakibatkan kerugian mencapai Rp 850 miliar lebih/RMOLJateng

Nusantara

Kerugian Akibat Banjir Semarang Maret Lalu Capai Rp850 M

MINGGU, 21 APRIL 2024 | 05:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Banjir yang melanda Semarang pada Maret lalu mengakibatkan kerugian hingga lebih dari Rp850 miliar.

Kerugian ini telah dihitung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, untuk melakukan penghitungan kerugian pascabanjir di seluruh wilayah terdampak bencana.

Data BPBD Jawa Tengah, kerugian banjir masing-masing wilayah berbeda-beda. Antara lain, Kota Semarang mengalami kerugian Rp852,3 miliar; Kabupaten Demak ditaksir Rp800,3 miliar; Kabupaten Grobogan mencapai Rp343,2 miliar; serta beberapa wilayah lain dengan kerugian di bawah Rp100 miliar.


Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jawa Tengah, Arif Wahyudi menjelaskan, pihaknya mengumpulkan data untuk melakukan penghitungan kerugian akibat bencana banjir tidak hanya melihat kerusakan ditimbulkan. Namun, termasuk juga kerugian sosial dan ekonomi.

"Paling tinggi Kota Semarang disusul Kabupaten Demak di angka Rp800 miliar lebih," jelas Arif, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Sabtu (20/4).

Data kerugian pascabencana banjir yang telah dihitung BPBD Jawa Tengah, lanjut Arif, bakal dikoordinasikan dengan pemerintah daerah masing-masing.

Nantinya, daerah kabupaten atau kota harus lakukan evaluasi serta mempersiapkan mitigasi untuk menghadapi bencana yang kapanpun bisa kembali terjadi.

"Daerah mesti punya perencanaan untuk persiapan dan antisipasi kebencanaan. Jadi, penghitungan kerugian telah disusun, akan jadi bahan evaluasi dalam mitigasi bencana," paparnya.

"Selain itu, poin-poin penting untuk evaluasi juga sekaligus dimasukkan agar memudahkan OPD terkait di daerah mempersiapkan mitigasi tepat sesuai dampak bencana yang sudah terjadi," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya