Berita

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera/RMOL

Politik

Soal Pengerahan Massa Jelang Putusan MK, PKS Titip Jaga Ketertiban

SABTU, 20 APRIL 2024 | 22:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Belum ada informasi terkait rencana pengerahan massa pendukung pasangan calon (paslon) 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) saat pembacaan putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 22 April.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera seusai Diskusi Publik bertajuk “Tragedi Kelam Demokrasi Indonesia” di Markas Forum Penyelamat Demokrasi dan Reformasi (F-PDR), Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (20/4).

“Kebetulan saya bukan bidang pengerahan massa, nanti ditanya ke teman-teman massa,” kata Mardani.


Namun begitu, Mardani mempersilahkan dan menilai wajar jika ada masyarakat yang masih ingin berdemonstrasi menyuarakan aspirasinya di Gedung MK nanti. Sebab, menyampaikan pendapat dilindungi Undang-undang (UU).

“Kalau buat saya, gak kenapa-napa selama semuanya dilakukan dengan menjaga ketertiban, menjaga adab. Negara kita negara demokrasi boleh menyampaikan pendapat,” katanya.

Lebih jauh, Mardani hanya berpesan agar pada saat penyampaian pendapat di MK, bisa menjaga ketertiban.

“Jangan ada bentrokan. Buat saya siapa saja warga negara yang ingin menjaga demokrasi dan ingin hadir monggo. Tapi titip jaga ketertiban,” pungkasnya.

Sidang putusan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2024 akan digelar Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin (22/4).

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya