Berita

Ratusan kendaraan antre memasuki kapal di Pelabuhan Merak/Net

Bisnis

Kemenhub Akui Ada Kontribusi Calo di Balik Macet Parah Merak pada Mudik Lebaran 2024

SABTU, 20 APRIL 2024 | 13:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Perhubungan mengakui adanya calo tiket di balik kemacetan parah yang terjadi di Pelabuhan Merak, Banten beberapa waktu lalu saat periode mudik Lebaran 2024.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Menteri Perhubungan Adita Irawati dengan mengatakan bahwa pada periode itu pemudik yang ingin menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera sangat membludak melebihi perkiraan potensi pemudik secara keseluruhan yang hanya 56 persen, termasuk penyebrangan.

"Tapi ternyata angkanya jauh lebih besar karena penyeberangan di puncak (arus mudik) mencapai 68 persen. Jadi, di atas prediksi potensi pergerakan 56 persen, itu khusus di hari puncak," katanya, setelah Penutupan Posko Angkutan Lebaran 2024 di Kemenhub, Jakarta Pusat, Jumat (19/4).


"Memang, dengan volume seperti itu dan 32 persen tidak pegang tiket, go show, oknum (calo tiket) masih ada memang. Itu memperparah situasi," jelasnya.

Meski demikian, kata juru bicara itu pemerintah sendiri, melalui stakeholder terkait sebenarnya sudah menyiagakan armada kapal untuk puncak arus mudik. Begitu juga dengan kesiapan dermaga di Pelabuhan Merak. Namun, membludaknya pemudik membuat kemacetan panjang masih terjadi.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Aan Suhanan juga mengakui adanya kemacetan parah yang terjadi di Merak tempo hari lalu, dan meminta maaf kepada pemudik yang terdampak.

"Mohon maaf karena masih terjadi beberapa kemacetan, terutama di Merak. Ini menjadi catatan kami untuk lebih baik. Ini perlu kajian kembali sehingga 2025 bisa terurai permasalahan di Merak," kata Aan.

Sementara itu, kemacetan di Merak saat mudik bahkan telah menjadi sorotan Presiden Joko Widodo, yang diungkapkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Budi menegaskan catatan dari orang nomor satu di Indonesia itu akan menjadi evaluasi mereka untuk mudik tahun-tahun berikutnya.

"Presiden (Jokowi) menyampaikan evaluasinya, terutama terkait kemacetan yang terjadi di Merak dan beberapa ruas tol," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (17/4) waktu setempat.

"Hal ini tentu saja menjadi bahan pembelajaran bagi kami (Kemenhub) untuk penyelenggaraan angkutan lebaran maupun natal dan tahun baru (nataru) ke depannya," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya