Berita

Presidium Gerakan Penegak Kedaulatan Rakyat (GPKR), Din Syamsuddin/RMOL

Politik

Din Syamsuddin Ajak Massa Aksi Dukung MK Tegakkan Amar Ma'ruf Nahi Munkar

JUMAT, 19 APRIL 2024 | 13:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presidium Gerakan Penegak Kedaulatan Rakyat (GPKR), Din Syamsuddin, mengajak massa aksi dukung Mahkamah Konstitusi (MK) meniatkan perjuangannya untuk menegakkan amar ma'ruf nahi munkar atau mengajak dalam hal kebaikan dan mencegah kejahatan.

Hal ini disampaikan Din saat menjadi khatib Jumat yang digelar di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (19/4).

"Niatkan kehadiran bapak ibu dari berbagai elemen, apa yang kita lakukan ini adalah melaksanakan perintah agama menegakan amar ma'ruf nahi mungkar," kata Din Syamsuddin.


Menurut pimpinan pusat Muhammadiyah ke-14 itu, bangsa Indonesia saat ini dihadapkan dengan tantangan adanya kelompok yang memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan kelompoknya.

"Kita harus mencegah kelompok yang akan membuat kerusakan, penyelewengan untuk berkuasa," tegas mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia tersebut.

Adapun yang bertindak sebagai Imam Salat Jumat, Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, KH Shobri Lubis. Para peserta aksi terdiri berbagai lapisan masyarakat, mulai aktivis, mahasiswa, hingga tokoh masyarakat.

Mereka menyuarakan dukungan untuk MK agar memutus perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) atau sengketa Pilpres dengan seadil-adilnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya