Berita

Gedung Mahkamah Konstitusi. Ilustrasi/RMOL

Politik

Amicus Curiae Diyakini Bikin Hakim MK Lebih Objektif

JUMAT, 19 APRIL 2024 | 09:49 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Banyaknya pihak mengajukan sebagai amicus curiae atau sahabat pengadilan, diyakini membuat majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) lebih objektif memutuskan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

"Antusiasme masyarakat, termasuk Ibu Megawati Soekarnoputri, tentu membuat hakim lebih objektif memutuskan perkara ini," kata komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (19/4).

Menurutnya, amicus curiae bukan bentuk intervensi putusan pengadilan. Putusan tetap kewenangan MK, untuk mengabulkan seluruhnya atau mengabulkan sebagian, atau sama sekali tidak mengabulkan.


"Lalu, apakah bisa mempengaruhi hasil? Dalam konteks menggugah naluri hakim, jawabannya iya. Tapi dalam konteks apakah bisa mengubah yang hitam menjadi putih, yang putih menjadi hitam, saya kira tidak," katanya.

Menurut dosen Universitas Dian Nusantara itu, secara hukum, fakta berada di atas segalanya. Apalagi para pihak sudah menyajikan bukti-bukti, saksi dan juga ahli.

"Tinggal kita tunggu apa hasil dari majelis yang akan memutuskan perkara itu," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya