Berita

Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty/Net

Bawaslu

Bawaslu Bikin Strategi Tangkal Hoax di Pilkada Serentak 2024

KAMIS, 18 APRIL 2024 | 16:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kabar bohong atau hoax akan dicegah beredar oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dengan menggunakan strategi yang kini tengah disiapkan.

Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty menjelaskan, langkah pencegahan yang dibikin pihaknya dikolaborasikan bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Membangun kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui media sosial membersihkan konten hoax dan disinformasi Pemilu," ujar Lolly melalui akun resmi Bawaslu RI di Instagram, Kamis (18/4).


Selain dengan Kementerian Kominfo, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu RI itu menyebutkan langkah kolaboratif lainnya.

"(Yaitu) dengan menyebarkan pesan pemilu damai di media sosial dan berkolaborasi dengan komunitas anti hoax," sambungnya memaparkan.

Di samping itu, Lolly juga akan memastikan komitmen dari para peserta pemilihan agar tidak menggunakan cara-cara yang dilarang oleh UU ketika berkampanye.

"Kami akan menggelar deklarasi koalisi damai Pemilihan Kepala Daerah 2024, serta membangun koalisi damai antar peserta pemilihan melalui platform media sosial," demikian mantan Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat itu menambahkan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya