Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Ist

Politik

PKS Yakin Amicus Curiae Pengaruhi Putusan MK

KAMIS, 18 APRIL 2024 | 10:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) semakin banyak tokoh mengajukan amicus curiae atau sahabat pengadilan.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), Mardani Ali Sera, hal itu menunjukkan banyak pihak yang menaruh perhatian khusus pada sengketa Pilpres 2024 ini.

"Walau tidak memberi dampak langsung, amicus curiae pasti tetap ada pengaruh," kata Mardani, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (18/4).


Anggota Komisi II DPR itu berharap para hakim Mahkamah Konstitusi bekerja keras sepenuh hati memutus perkara dengan seadil-adilnya.

"Bahwa PHPU kali ini memang punya bobot yang besar," pungkasnya.

Seperti diberitakan, sejumlah kelompok masyarakat dan tokoh yang mengajukan amicus curiae, seperti Megawati Soekarnoputri, Habib Rizieq Shihab, Din Syamsuddin, Saut Situmorang, Feri Amsari, dan Abraham Samad.

Selanjutnya juga ada dari Aliansi Akademisi dan Masyarakat Sipil, Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Forum Advokat Muda Indonesia (FAMI), Yayasan Advokasi Hak Konstitusional Indonesia (YAKIN), dan Aliansi Penegak Demokrasi Indonesia (APDI).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya