Berita

Presiden RI, Joko Widodo/Net

Dunia

Jokowi Pesan Agar Israel dan Iran Hindari Eskalasi

RABU, 17 APRIL 2024 | 10:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan militer antara Iran dan Israel dikhawatirkan memicu perang baru di Kawasan Timur Tengah.

Untuk itu, Presiden RI Joko Widodo meminta agar kedua pihak berkonflik menahan diri dan menghindari eskalasi yang tidak perlu.

"Pesan bapak presiden tadi dua yaitu tolong terus melakukan upaya diplomatik agar pihak yang terkait menahan diri dan dari terjadinya eskalasi karena eskalasi tidak akan membawa manfaat bagi siapapun," ujar Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, merujuk pada pernyataan Jokowi selama rapat hari Selasa (16/4).


Retno mengatakan pihaknya terus melakukan komunikasi dengan banyak pihak baik di Timur Tengah maupun dengan negara-negara Barat untuk berdiskusi mengenai situasi perkembangan konflik Israel-Iran.

"Komunikasi antara para menteri luar negeri terus dilakukan sekali lagi agar pihak terkait menahan diri dan tidak terjadi eskalasi," ungkapnya.

Iran meluncurkan lebih dari 300 drone dan rudal ke Israel pada Sabtu malam (13/4), menandai serangan langsung pertama Teheran di wilayah pendudukan.

Serangan itu terjadi sebagai pembalasan atas serangan udara Israel di gedung konsulat Iran di Damaskus yang menewaskan tujuh tentara Korps Garda Revolusi Islam, termasuk dua jenderal.

Israel dan sekutu-sekutunya menembak jatuh sebagian besar drone dan rudal Iran. Dilaporkan satu orang cedera akibat serangan tersebut.

Namun kekhawatiran mengenai potensi pembalasan Israel tetap memicu ketakutan akan perang regional yang besar-besaran.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya