Berita

Dirlantas Polda Aceh, Kombes M Iqbal Alqudusy/Ist

Presisi

Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Aceh Turun 16 Persen

RABU, 17 APRIL 2024 | 05:49 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh mencatat angka kecelakaan lalu lintas dalam Operasi Ketupat Seulawah 2024 menurun. Operasi tersebut berlangsung selama 12 hari, mulai 4-15 April 2024.

"Berdasarkan anev berjalan hari ke-12 pelaksanaan operasi, tren atau angka kecelakaan lalu lintas di Aceh pada tahun 2024 menurun dibandingkan tahun 2023," kata Dirlantas Polda Aceh, Kombes M Iqbal Alqudusy dikutip dari Kantor Berita RMOLAceh, Rabu (17/4).

Iqbal menyebutkan pada tahun Lebaran 2023 angka kecelakaan mencapai 67 kejadian. Sedangkan pada tahun ini hanya 55 kejadian. Artinya angka kecelakaan pada tahun lalu menurun 11 kejadian atau 16 persen.


"Alhamdulillah angka kecelakaan tahun ini lebih sedikit ketimbang tahun lalu. Persentasenya turun 16 persen," kata Iqbal.

Menurut Iqbal, keberhasilan dalam menurunkan angka kecelakaan tersebut merupakan output dari kerja keras semua pihak baik masyarakat maupun personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Seulawah 2024.

"Terima kasih atas kerja sama semua pihak, sehingga sejauh ini angka kecelakaan di Aceh dapat diminimalisir. Keberhasilan ini juga jadi salah satu tujuan Operasi Ketupat Seulawah 2024," kata Iqbal.

Selain kasus kecelakaan lalu lintas, kata Iqbal, angka fatalitas korban meninggal dunia atau MD pada tahun 2024 juga menurun. Dari grafik yang dilaporkan dalam anev berjalan hari ke-12 Operasi Ketupat Seulawah 2024, diketahui bahwa pada tahun 2023 angka fatalitas korban meninggal dunia sebanyak 35 orang, sedangkan pada tahun 2024 berjumlah 21 orang.

"Angka fatalitas korban meninggal dunia tahun 2024 turun 14 orang atau 40 persen dibandingkan tahun 2023," demikian Iqbal.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya