Berita

Salman Khan dan dua pelaku penembakan rumahnya di Mumbai/Net

Dunia

Gangster Tembaki Rumah Aktor Bollywood Salman Khan

SELASA, 16 APRIL 2024 | 17:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rumah aktor Bollywood, Salman Khan di Mumbai menjadi sasaran penembakan anggota geng kriminal terkenal bernama Bishnoi.

Dua pelaku berhasil diidentifikasi dan tangkap pada Selasa (16/4), setelah aksinya terekam kamera CCTV.

"Kedua pria berusia 24 dan 21 tahun itu ditangka di negara bagian Gujarat. Kami berhasil menemukan kedua tersangka di dekat sebuah kuil," ungkap petugas polisi distrik Kutch, Mahendra Bagaria, seperti dimuat AFP.


Serangan di apartemen Salman terjadi pada Minggu (14/4), pukul 05.00 pagi waktu setempat.

Kedua pelaku menembaki apartemen Salman sebanyak 4 kali, sebelum akhirnya pergi dengan menaiki sebuah motor.

Gangster Bishnoi membeberkan bahwa mereka adalah dalang dibalik penembakan di apartemen Salman Khan.

Khan menjadi sasaran Bisnhnoi sejak tahun 1998, karena menembak dua ekor blackbuck atau antelop India, sejenis kijang dalam perjalanan berburu rekreasi.

Anggota komunitas Bishnoi mengajukan kasus pidana terhadap Khan atas penembakan blackbuck.

Khan dijatuhi hukuman lima tahun penjara oleh pengadilan setempat karena melanggar Undang-Undang Perlindungan Satwa Liar pada tahun 2018.

Namun hukuman tersebut ditangguhkan di tingkat banding hanya beberapa hari setelah Khan dikirim ke penjara, sehingga pemimpin geng Lawrence Bishnoi mengancam akan membunuh Salman.

Salman menanggapi serangan di apartemennya dengan cukup tenang. Dia mengaku kerap mendapat ancaman seperti itu.

"Mereka ingin dapat perhatian," kata Salman Khan kepada media.

Setelah penembakan itu, Salman melakukan tindakan pencegahan dengan memperketat penjagaan di sekitar kediamannya dan keluarganya dijaga oleh polisi setelah adanya insiden ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya