Berita

Ketua Divisi (Kadiv) Perencanaan dan Data dan Informasi (Datin) KPU Kota Cimahi, Djayadi Rachmat/RMOLJabar

Politik

KPU Belum Tetapkan Kursi Anggota DPRD Kota Cimahi

SELASA, 16 APRIL 2024 | 07:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi belum menentukan perolehan kursi anggota DPRD Kota Cimahi periode 2024-2029. Sebab, KPU Kota Cimahi masih menunggu hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KPU RI.

Ketua Divisi (Kadiv) Perencanaan dan Data dan Informasi (Datin) KPU Kota Cimahi, Djayadi Rachmat mengatakan, hasil Pemilu di Kota Cimahi berjalan dengan lancar dan tidak ada Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

Kendati begitu, Djayadi melanjutkan, KPU Kota Cimahi belum menetapkan perolehan kursi dari para Calon Legislatif yang berkontestasi di Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD Kota Cimahi pada 14 Februari 2024 lalu.


"Untuk jumlah kursi kita nunggu rapat pleno penetapan perolehan kursi," kata Djayadi dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (16/4).

Terkait rencana rapat pleno, dia menyampaikan, akan dilaksanakan pasca libur Lebaran 2024 untuk menetapkan anggota DPRD Kota Cimahi periode 2024-2029.

"Insyaallah setelah liburan kita persiapan pleno penetapan kursi dan calon DPRD," kata Djayadi.

Disinggung soal perolehan suara partai dan caleg, dia menyatakan, KPU Kota Cimahi belum bisa menyampaikan sebelum ada keputusan dari KPU RI.

"Kami mohon maaf karena KPU sebagai penyelenggara tidak membuat prediksi tapi resmi keluarnya berupa BA dan SK," terangnya.

Dibeberkan Djayadi, KPU RI akan mengadakan Rakornas pada Rabu (17/4) besok di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat.

"Jadi kemungkinan (Rapat Pleno Penetapan Kursi dan Anggota DPRD Kota Cimahi) di atas tanggal 22 April ini," demikian Djayadi.



Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya