Berita

Program Balik Kerja Bareng BPKH dilaksanakan di 4 titik keberangkatan/Istimewa

Nusantara

Ribuan Pemudik Pulang Gratis ke Jabodetabek Lewat "Balik Kerja Bareng" BPKH

SENIN, 15 APRIL 2024 | 17:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menggelar program “Balik Kerja Bareng” untuk membantu pemudik kembali ke perantauan, setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.

Balik Kerja Bareng 2024 ini melayani kurang lebih 3.600 peserta dari 4 titik keberangkatan menuju Jabodetabek. Yaitu dari Masjid Agung al-Akbar Surabaya, Masjid Agung Jawa Tengah Semarang, Asrama Haji Donohudan Surakarta, dan Balai Kota Yogyakarta.

“Rinciannya, 800 peserta berangkat dari Surabaya, 960 orang dari Semarang, 960 peserta dari Surakarta, dan 940 peserta dari Yogyakarta,” ujar Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, dalam keterangan resminya, Senin (15/4).


Fadlul mengatakan, selama perjalanan para peserta program Balik Kerja Bareng BPKH mendapatkan informasi seputar ibadah haji dan pengelolaan keuangan haji. Program ini sekaligus menjadi sarana syiar dan edukasi tentang BPKH dan edukasi mengenai pengelolaan keuangan haji.

Fadlul pun bersyukur melihat tingginya antusiasme masyarakat mengikuti program Balik Kerja Bareng BPKH, di mana kuota yang tersedia sudah terisi penuh sebelum pendaftaran ditutup.

“Semoga inisiatif BPKH ini dapat membantu meringankan pengeluaran transportasi pemudik, sekaligus mengurangi kemacetan selama arus balik,” harap Fadlul.

Untuk program Balik Kerja Bareng 2024, BPKH menyiapkan anggaran Rp2,7 miliar dari hasil investasi dana abadi umat. Fadlul menegaskan, tidak ada satu rupiah pun dana haji yang terpakai untuk program ini.

"Sumber biaya yang digunakan adalah hasil pengelolaan investasi dana abadi umat, bukan dari setoran awal jemaah. Jadi dana pokoknya tetap utuh, tidak tersentuh,” tegasnya.

Warga pun menyambut antusias program Balik Kerja Bareng BPKH. Seperti Hartadi, salah satu peserta asal Blora, yang mengaku gembira dapat mengikuti program yang disediakan BPKH.

"Saya dari Blora akan kembali ke Tangerang bersama anak dan istri. Terima kasih BPKH sudah banyak membantu. Alhamdulillah sekali jalan saya bisa irit Rp2 juta," ucapnya.

Peserta lain dari Surabaya, Ani, juga merasa terbantu dengan gelaran program BPKH, karena dapat menghemat biaya untuk keperluan lain seusai hari raya.

"Alhamdulillah, gratis. Saya sama suami dan anak juga tidak perlu repot berebut bus di terminal. Terima kasih BPKH, semoga ke depan program ini bisa terus digelar karena sangat membantu orang-orang seperti saya," ucap buruh pabrik di Bogor ini.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Di Depan Mahasiswa, Direktur Pertamina Beberkan Strategi Jaga Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:19

PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Indonesia, Pengguna EV Kini Makin Nyaman

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:14

Polri Panen Raya Jagung di Bengkayang

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:14

Viral Sarden Disebut Bukan UPF, Ini Penjelasannya

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:11

OPM Diduga Dalang Pembunuhan Delapan Penambang Emas di Distrik Korawai

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:05

Mengenal Duck Syndrome yang Viral di Media Sosial, Ini Pengertian dan Dampaknya

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:04

MBG Tetap Prioritas meski Anggaran Dipangkas

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:46

Pidato Prabowo ke Golkar Dinilai Bukan Sekadar Candaan

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:42

Cirebon Raya Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:33

Hubungan Baik Prabowo-Megawati Perlihatkan Kepemimpinan Inklusif

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:32

Selengkapnya