Berita

Kebersamaan Ketua DMI Jusuf Kalla dan Pendeta Gilbert Lumoindong/RMOL

Politik

Pendeta Gilbert Anggap Jusuf Kalla sebagai "Man of Peace"

SENIN, 15 APRIL 2024 | 17:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pendeta Gilbert Lumoindong mengaku sengaja menemui Jusuf Kalla (JK) untuk mengklarifikasi potongan pernyataannya yang viral soal praktik zakat dan salat dalam Islam.

Menurutnya, JK adalah sosok senior yang punya posisi strategis dan berpengalaman. Selain pernah menjadi Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, JK juga tengah menjabat Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) tiga periode.

“Bukan hanya berpengalaman tapi beliau juga seorang yang diakui sebagai 'pemimpin' umat Muslim, dalam hal ini beliau juga pemimpin Dewan Masjid,” jelas Pendeta Gilbert saat sowan ke kediaman JK di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Senin (15/4).


Pendeta Gilbert menambahkan, meskipun Jusuf Kalla memiliki banyak jabatan dan kesibukan, namun Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu selalu terbuka untuk ditemui dan membahas persoalan bangsa.

"Beliau juga bisa disebut juga 'man of peace' karena sudah mendamaikan banyak keadaan-keadaan di bangsa ini," ungkap pendeta Gilbert.

Dalam video yang menjadi viral tersebut, Pendeta Gilbert mengulas cara beribadah umat Islam yang dia anggap lebih berat dibandingkan dengan umat Kristiani.

Ditegaskan Pendeta Gilbert, pernyataan itu disampaikan dalam forum ibadah internal dan tidak ada maksud untuk menyinggung apalagi menistakan agama Islam.

"Jadi saya minta maaf atas kegaduhan ini, tapi percayalah kebersamaan Indonesia selalu ada di hati saya dan di hati saya selalu ada persatuan karena dasar khotbahnya hari itu tentang kasihilah sesama mu," pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya