Berita

Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron/Net

Dunia

Serangan Iran Gagal, Menlu Inggris Minta Israel Tidak Balas Dendam

SENIN, 15 APRIL 2024 | 15:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron meminta Israel untuk bersikap tenang dan tidak membalas serangan udara Iran.

Dalam sebuah wawancara dengan BBC TV pada Senin (15/4), Cameron mengerti jika Israel ingin melakukan pembalasan karena faktanya memang mereka diserang.

"Saya pikir mereka dibenarkan untuk berpikir bahwa mereka harus merespons karena mereka telah diserang, namun kami mendesak mereka sebagai teman untuk berpikir dengan kepala dan hati, menjadi cerdas dan juga tangguh," ujarnya.


Tetapi menurut Cameron, aksi pembalasan tidak perlu dilakukan karena serangan udara Iran hampir gagal total dengan 99 persen drone dan rudal berhasil dicegat Israel.

"Serangan ini hampir gagal total, dan mereka mengungkapkan kepada dunia bahwa mereka adalah pengaruh jahat di kawasan yang siap melakukan hal ini. Jadi harapan kami adalah bahwa Israel tidak melakukan serangan balasan," tegasnya.

Lebih lanjut, Cameron mengatakan bahwa Inggris akan bekerja sama dengan sekutunya untuk mempertimbangkan penerapan lebih banyak sanksi terhadap Iran.

Lebih dari 300 rudal dan drone yang diluncurkan Iran pada Sabtu malam (13/4) hanya menyebabkan kerusakan kecil di Israel karena sebagian besar ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Iron Dome, dibantu pasukan Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Yordania.

Iran mengklaim serangannya sah dimata hukum karena ditujukan untuk membalas serangan udara IDF yang menghancurkan kompleks kedutaan Iran di Suriah pada 1 April lalu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya