Berita

Sejumlah kendaraan pemudik yang kembali ke wilayah Jabotabek melintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jawa Barat, Senin (15/4)/RMOL

Nusantara

Hampir 1 Juta Kendaraan Telah Balik ke Jabotabek

SENIN, 15 APRIL 2024 | 13:05 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Berdasarkan catatan PT Jasa Marga, sebanyak 961.852 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek sejak Rabu (10/4) sampai dengan Minggu (14/4).

Marketing Communication Department Head Jasa Marga, Faiza Riani mengatatakan, angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).

"Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 520.043 kendaraan (54,1 persen) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 239.316 kendaraan (24,9 persen) dari arah Barat (Merak), dan 202.493 kendaraan (21,1 persen) dari arah Selatan (Puncak)," kata Faiza dalam keterangan resminya, Senin (15/4).


Adapun arus balik ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama sebanyak 294.305 kendaraan, meningkat sebesar 118,4 persen dari lalin normal. Arus balik ke Jabotabek dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama dengan jumlah 225.738 kendaraan, meningkat sebesar 45,7 persen dari lalin normal.

Sehingga, total lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 520.043 kendaraan, meningkat 79,5 persen dari lalin normal.

Sementara dari arah barat, arus balik ke Jabotabek dari arah Merak melalui GT Cikupa adalah sebanyak 239.316 kendaraan, meningkat sebesar 7,7 persen dari lalin normal.

"Jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi sebanyak 202.493 kendaraan, meningkat sebesar 19 persen dari lalin normal," papar Faiza.

Jasa Marga pun mengimbau masyarakat yang saat ini masih berada di kampung halaman untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabotabek karena diprediksi puncak arus balik akan terjadi pada hari ini.

“Kami imbau masyarakat yang memiliki kelonggaran waktu agar dapat menggeser perjalanan sekaligus memanfaatkan potongan tarif tol 20 persen yang akan diberlakukan mulai Rabu 17 April 2024 pukul 05.00 WIB sampai dengan Jumat 19 April 2024 pukul 05.00 WIB untuk perjalanan menerus Jalan Tol Trans Jawa dari Semarang menuju Jakarta, hanya untuk asal GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama,” jelas Faiza.

Di sisi lain, meski ada kepadatan, Faiza mendata total volume lalin menuju ke wilayah Jabotabek meningkat 41,03 persen dibandingkan lalin normal dengan total 681.996 kendaraan. Jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2023, total volume lalin ini lebih rendah 3,1 persen dengan total 992.223 kendaraan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya