Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Usai Dirty Vote, Dirty Election Segera Tayang

SENIN, 15 APRIL 2024 | 10:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Setelah film Dirty Vote yang mengungkap berbagai instrumen kekuasaan digunakan untuk tujuan memenangkan Pemilu dan merusak tatanan demokrasi, dalam waktu dekat segera diluncurkan film dokumenter terbaru berjudul Dirty Election.

Menurut pakar telematika, Roy Suryo, Dirty Election digarap pegiat IT. Saat ini proses pembuatan film hampir rampung dan siap dilaunching.

“Tunggu saja, Minggu depan akan ada bocorannya," kata Roy Suryo, saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Senin (15/4).


Jika Dirty Vote membeberkan desain kecurangan Pemilu 2024, film Dirty Election lebih banyak mengungkapkan tentang kecurangan Pemilu berbasis teknologi atau Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (Sirekap).

"Tentang semua kejahatan teknologi yang digunakan pada Pemilu 2024," kata mantan Kader Partai Demokrat itu.

Meski menggunakan istilah-istilah dalam Bahasa Inggris, tim produksi juga mengemas dengan bahasa yang lebih mudah dipahami masyarakat. Dirty Election bertujuan memperbaiki sistem Pemilu dan menegakkan demokrasi.

"Kami sebagai tim IT juga melakukan gerakan, salah satunya melalui film ini,” pungkas Roy Suryo.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya