Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Suara PDIP Tetap Tinggi Berkat Kerja Politik Mengakar

JUMAT, 12 APRIL 2024 | 20:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tetap mampu meraih kemenangan tiga kali berturut-turut alias hattrick di Pemilihan Umum 2024.

Meski secara bersamaan partai berlambang banteng moncong putih itu gagal mengantarkan jagoannya, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, tampil sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2024.

Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, strategi PDIP yang mengakar ke bawah menjadi kekuatan partai besutan Megawati Soekarnoputri itu hingga mampu meraih suara terbanyak.


"Bertahannya suara PDIP itu karena kerja politik mereka yang mengakar," kata Adi, kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Jumat (12/4).

Salah satu faktor yang membuat suara PDIP masih sangat kuat adalah kemampuannya menggarap basis marjinal yang selama ini seringkali terpinggirkan.

"Tak ada rumus yang menegaskan PDIP kuat karena oposisi, persisnya karena kerja turun ke bawah," pungkasnya.

Suara PDIP turun dari 27.503.961 suara pada 2019 menjadi 25.387.279 suara pada 2024. Dengan kata lain, PDIP hanya memperoleh 16,73 persen dari total suara sah Pemilu 2024.

Jumlah kursi mereka di DPR juga turun dari semula 128 kursi pada 2019, menjadi 110 kursi pada 2024. Dengan demikian, PDIP cuma menguasai 18,97 persen dari keseluruhan 580 kursi di DPR RI.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya