Berita

Ahmad Basarah/RMOL

Politik

Meski Belum Bertemu Sacara Fisik, PDIP Yakin Megawati dan Prabowo Sudah Ada Kontak Batin

RABU, 10 APRIL 2024 | 14:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tidak perlu ada rekonsiliasi antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, sebab keduanya secara pribadi tidak ada masalah.

Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengaku belum tahu persis kapan pertemuan Megawati-Prabowo dilangsungkan. Namun yang pasti pihaknya meyakini kedua tokoh bangsa itu sudah ada kontak batin.

“Tapi secara pribadi, saya kira meksipun mungkin secara fisik belum bertemu antara Bu Megawati dan Pak Prabowo, saya kira sudah saling kontak batin di antara mereka berdua,” kata Basarah kepada wartawan seusai salat id di Masjid At-Taufiq seberang Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Rabu (10/4).


Kendati demikian, Basarah menuturkan bahwa dalam konteks politik kenegaraan saat ini Megawati dan PDIP masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tengah mengadili sengketa hasil Pilpres 2024 lewat sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

“Nah dalam konteks itu saya kira kita harus bedakan mana konteks pribadi yang mana hubungan Bu Mega dan Pak Prabowo masih sangat baik hingga saat ini dan mana konteks bernegara. Dalam konteks pribadi tak ada persoalan kapanpun mereka bertemu,” tutur Wakil Ketua MPR RI ini.

Atas dasar itu, Basarah mengatakan semua pihak sedianya menunggu momentum silaturahim kebangsaan antara Megawati dan Prabowo.

“Saya kira mari kita tunggu momentum silaturahmi yang bersifat politik kenegaraan itu setelah PHPU di Mahkamah Konstitusi selesai,” tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya