Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Mau Buyback Saham, Adaro Energy (ADRO) Siapkan Dana Rp4 Triliun

SELASA, 09 APRIL 2024 | 15:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan pertambangan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp 4 triliun.

Berdasarkan keterangan resmi Adaro yang dikutip Selasa (9/4), saham yang akan dibeli kembali tersebut tidak akan melebihi 10 persen dari modal ditempatkan perseroan, serta tidak menyebabkan kekayaan bersih ADRO menjadi lebih kecil dari jumlah modal ditempatkan dan ditambah cadangan wajib yang telah disisihkan.

Lebih lanjut manajemen Adaro menyampaikan bahwa pelaksanaan buyback saham harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).


“Sesuai dengan POJK 29/2023, buyback saham perseroan akan dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu 12 bulan sejak disetujui RUPST Perseroan,” kata manajemen.

Apabila mendapat persetujuan dari para investor ADRO, maka buyback saham akan dilakukan sejak 16 Mei 2024 hingga 12 bulan ke depan.

Jika dana yang dialokasikan untuk buyback saham ini telah habis atau jumlah saham yang dibeli sudah terpenuhi, selanjutnya manajemen perseroan akan mengumumkan penghentian aksi korporasi ini.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya