Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Erick Thohir Dorong Mudik Aman dan Nyaman dengan Menggunakan Transportasi Umum

SELASA, 09 APRIL 2024 | 11:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Banyaknya angka kecelakaan di momen mudik tahun lalu perlu menjadi peringatan agar pemudik mengedepankan keselamatan di momen mudik tahun ini.

Hal tersebut disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat melepas keberangkatan hampir 100.000 peserta program Mudik Bersama BUMN di Silang Monas, baru-baru ini.

Jumlah pemudik yang ikut program Mudik Bersama BUMN 2024 tahun ini meningkat 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.


Program yang digagas oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan tema “Mudik Asyik Bersama BUMN 2024” tersebut menegaskan komitmen BUMN dalam mendukung arus mudik yang aman, nyaman, dan kondusif.

"Program ini mendorong migrasi pemudik agar lebih aman dan nyaman dengan menggunakan transportasi umum, selain itu hal ini merupakan wujud komitmen Kementerian BUMN dan BUMN yang konsisten dalam mendukung penyelenggaraan arus mudik yang kondusif dengan mengedepankan keamanan dan keselamatan pemudik," ujar Erick Thohir dalam keterangan nya yang dikutip Selasa (9/4).

"Dengan adanya program ini, diharapkan akan tercipta perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan sehat bagi para pemudik," tambah Erick.

Berdasarkan data kecelakaan selama mudik tahun 2023, sebanyak 77 persen kecelakaan berasal dari pengguna kendaraan roda dua. Sehingga pemerintah sangat menganjurkan pemudik untuk menggunakan transportasi umum, salah satunya bus.
 
Tahun ini, 88 perusahaan BUMN dan Anak Perusahaan BUMN berpartisipasi dalam mendukung dan menyediakan mudik gratis bagi masyarakat yang dimotori oleh PT Jasa Raharja dan Forum TJSL BUMN.

Lebih dari 94.753 pemudik telah diberangkatkan menggunakan tiga moda transportasi yang berbeda, yaitu sebanyak 1.536 unit bus telah mengangkut 70.179 penumpang, 60 unit kereta api membawa 19.122 penumpang, dan 30 unit kapal laut dengan 5.452 penumpang. Mereka akan menuju lebih dari 200 kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya