Berita

Representative Image/Net

Dunia

Israel Kembali Bunuh Komandan Lapangan Hizbullah di Lebanon

SENIN, 08 APRIL 2024 | 18:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Israel kembali menyerang kelompok militan Hizbullah dengan jet tempur di desa al-Sultaniyah Lebanon selatan pada Senin (8/4) pagi waktu setempat.

Serangan tersebut menewaskan seorang komandan lapangan dari kelompok militan Hizbullah, Ali Ahmed Hassin, bersama dengan dua orang lainnya yang diduga bertanggung jawab atas serangan terhadap warga Israel.

Mengutip Reuters, militer Israel sendiri telah mengaku bertanggung jawab atas serangan pada pagi waktu setempat, yang membuat konflik di Timur Tengah kembali memanas.


"Pada Senin pagi, jet tempur Israel menyerang desa al-Sultaniyah dan menewaskan seorang komandan lapangan di unit elit Radwan Hizbullah dan dua orang lainnya," kata milter tersebut.

Sejauh ini, Hizbullah dan militer Israel telah saling baku tembak di perbatasan selatan Lebanon bersamaan dengan perang Gaza, yang menambah kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas.

Dalam enam bulan terakhir, serangan-serangan Israel sendiri tercatat telah menewaskan sekitar 270 pejuang Hizbullah serta sekitar 50 warga sipil, termasuk anak-anak dan petugas medis.

Sementara itu, serangan roket Hizbullah telah menewaskan sekitar selusin tentara Israel dan warga sipil.

Menanggapi serangan tersebut, Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon Joanna Wronecka dan komandan misi penjaga perdamaian PBB di Lebanon, Aroldo Lazaro, mendesak dihentikannya kekerasan di dua wilayah itu.

“Siklus serangan dan serangan balasan yang tidak henti-hentinya melanggar gencatan senjata merupakan pelanggaran paling serius terhadap Resolusi Dewan Keamanan 1701 sejak diadopsi pada tahun 2006,” tegasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya