Berita

Silaturahmi Partai Golkar dan PAN di Kantor DPD PAN, Jalan Gubernur Swaka, Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya/RMOLJabar

Politik

Golkar dan PAN Terus Perkuat Barisan Jelang Pilwalkot Tasikmalaya

SENIN, 08 APRIL 2024 | 03:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024 di Kota Tasikmalaya sudah semakin dekat. Partai Amanat Nasional (PAN)dan Partai Golkar sudah mulai melakukan ancang-ancang untuk menghadapi pesta demokrasi yang akan dilakukan pada November 2024 mendatang.

Dua partai politik di Kota Tasikmalaya itu pun terus melakukan pertemuan untuk membahas Kota Tasikmalaya dalam 5 tahun ke depan.

Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Tasikmalaya, Mamat Rahmat mengatakan,  pertemuan ini adalah sebagai bentuk komitmen untuk memenangkan calon Walikota Tasikmalaya yang diusung koalisi Golkar dan PAN yaitu, H Muhammad Yusuf.


"Ini sebagai wujud komitmen kita, setelah menyatakan koalisi," kata Ketua DPD PAN Kota Tasikmalaya, Mamat Rahmat.

Selain itu, Mamat Rahmat juga menekankan pentingnya solidaritas dalam memastikan pencalonan dan kemenangan H Muhammad Yusuf di Pilkada 2024 Kota Tasikmalaya.

"Untuk itu, kita akan terus bangun sinergitas dan harmonisasi, bahkan Syawal nanti kita akan kunjungan balasan silaturahmi dan halal bihalal ke Kantor DPD Partai Golkar," ujar Mamat, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (7/4).

Kemudian, pihaknya juga akan membahas calon pendamping H Muhammad Yusuf dan hingga saat ini masih dalam tahap diskusi, baik dari internal partai maupun eksternal.

“Kita sarankan kader PAN wajib hukumnya mengamankan pencalonan dan loloskan H Yusuf sampai ke balaikota,” tutur Mamat.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya, Eries Hermawan, menekankan pentingnya kecocokan antara calon pendamping dengan H Yusuf untuk memastikan sinergi dalam memenangkan pertarungan Pilkada Kota Tasikmalaya 2024.

"Saat ini Golkar telah menyiapkan agenda kampanye hingga tingkat grassroot dan optimis dapat memulai sosialisasi Yusuf ke masyarakat lebih awal," terang Eries Hermawan.

Menurut dia, dengan keyakinan akan kepemimpinan yang sederhana namun tegas dari H Muhammad Yusuf, pihaknya pun semakin yakin bisa memenangkan Pilkada 2024 dengan memulai gerakan pemenangan lebih awal.

"Apalagi kita ada pokar (kelompok kader) yang ada di setiap level ke-RW-an. Nah, kita sudah melangkah ke sana seusai lebaran itu fokus gerakan kampanye," bebernya.

Ia pun mengaku partai Golkar tak lagi melakukan penjaringan Bakal Calon Walikota Tasikmalaya. Sebab H Yusup yang mendapat surat penugasan dari DPP Golkar sebagai Bakal Calon Wali Kota Tasikmalaya.

"Kita tak lagi harus penjaringan, karena hasil rakerda dan surat penugasan DPP Golkar, calon Z1 kita ya Pak H Yusuf,” tutup Eries.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya