Berita

Bacalonkada KBB Pamriadi (kanan) bersama Dicky Chandra/RMOLJabar

Nusantara

Bertekad Menangkan Pilkada KBB, Pamriadi Ingin Pinang Dicky Chandra

SENIN, 08 APRIL 2024 | 01:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Pengurus Wilayah Ganti Jawa Barat, Pamriadi, menunjukkan ambisi kuat untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada November 2024 mendatang. Sikap tersebut dibuktikan dengan keinginannya meminang bekas Wakil Bupati Garut, Dicky Chandra, meskipun belum ada kepastian dari artis senior tersebut.

Menurut Pamriadi, Dicky Chandra merupakan sosok yang memiliki kepedulian tinggi kepada masyarakat.

"Kenapa di sini (KBB)? Karena Kang Dicky pernah membuat karya sinetron yaitu Kabayan Milenial 1 yang tayang di TVRI dan Kabayan Milenial 2 setelah lebaran," ucap Pamriadi di Kampung Cijeungjing, Desa Kertamulya, KBB, Minggu (7/4).


Pamriadi mengklaim, Dicky Chandra memiliki korelasi sebagai insan manusia, insan sosial, serta memberikan kepedulian kepada masyarakat.

"Beliau juga berpengalaman di bidang pemerintahan," sebutnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (7/4).

Terkait keinginannya bersanding dengan Dicky Chandra, dirinya mengaku bergantung pada keputusan artis senior tersebut. Sebab, dirinya ingin membangun KBB dengan nyaman dan ada kelebihannya.

"Kalau saya ditakdirkan oleh Allah SWT berdampingan memimpin KBB, ya, saya bersyukur karena Dicky orang yang jujur dan tidak gila jabatan," katanya.

Seolah ingin menyamai sikap Dicky Chandra, Pamriadi dengan tegas menyatakan, dirinya pun merupakan sosok idealis yang pro rakyat.

"Makanya saya membuat kegiatan bahkan sebelum mencalonkan, saya sudah biasa melakukan kegiatan sosial dan saya sudah jadi tokoh nasional," sebutnya.

Diakui Pamriadi, dirinya maju Pilkada KBB lantaran ingin menang, dan jika Dicky ditakdirkan berpasangan dengannya makanya dirinya akan bisa menang telak dalam kontestasi Pilkada KBB 2024.

"Ini keyakinan saya," katanya.

Sementara itu, Dicky Chandra menuturkan, untuk di KBB dirinya harus ada mapping, breeding village center di beberapa wilayah KBB.

"Makanya saya belum siap untuk nyalon karena saya harus belajar dulu, karena di Garut pun begitu," terangnya.

Ditegaskan Dicky, berkenaan pencalonan Pilkada di KBB dirinya belum belajar banyak tentang KBB.

"Dan saya juga belum izin orang tua, anak, dan istri karena saya selalu begitu ritualnya," tegas Dicky.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya