Berita

Ketua Tim Hukum Nasional Anies-Muhaimin (THN Amin), Ari Yusuf Amir/RMOL

Politik

Tim Hukum Amin Keukeuh Bansos demi Menangkan Prabowo-Gibran

MINGGU, 07 APRIL 2024 | 18:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tim Hukum Nasional Anies-Muhaimin (THN Amin) berkeyakinan penyaluran bantuan sosial (Bansos) yang dilakukan pemerintah di tahun politik ditujukan untuk mendongkrak suara Paslon Prabowo-Gibran.

Keteguhan itu diyakini THN Amin, meski sejumlah menteri telah menjelaskan pada sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), bahwa pemberian Bansos demi menjaga daya beli masyarakat kelompok miskin.

Ketua THN Timnas Amin, Ari Yusuf Amir, mengatakan, Bansos efektif untuk meningkatkan perolehan suara petahana atau kandidat yang didukung petahana. Dalam hal ini calon yang didukung Presiden Joko Widodo.


“Dalam kondisi terburuk, kandidat yang tidak kompeten namun didukung petahana akan memiliki kemungkinan terpilih lebih tinggi dibanding kandidat yang jauh lebih kompeten," kata Ari Yusuf lewat keterangan tertulisnya, Minggu (7/4).

THN Amin menilai pernyataan para menteri yang bersaksi dalam PHPU di Mahkamah Konstitusi (MK) tidak sesuai dengan yang terjadi di masyarakat.

Empat menteri itu adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati; dan Menteri Sosial, Tri Rismaharini.

"Kami punya beberapa bukti dan sudah kami sampaikan kepada majelis hakim,” tegas Ari.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya