Berita

Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak/Net

Dunia

PM Inggris: Perang Mengerikan antara Hamas dan Israel Harus Segera Diakhiri

MINGGU, 07 APRIL 2024 | 12:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Inggris mulai sadar bahwa perang Gaza yang berlangsung lebih dari enam bulan sudah pada tahap mengerikan.

Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak mengakui bahwa pihaknya selama ini membantu Israel untuk membasmi Hamas di Jalur Gaza.

Namun belakangan situasinya semakin mengerikan, pertumpahan darah di mana-mana dan korban sipil terus meningkat dengan jumlah yang signifikan.


“Kami terus mendukung hak Israel untuk mengalahkan ancaman teroris Hamas dan mempertahankan keamanan mereka. Namun seluruh Inggris terkejut dengan pertumpahan darah ini,” ujar Sunak dalam sebuah pernyataan pada Minggu (7/4), seperti dimuat AFP.

Melihat kondisi tersebut, Sunak mendesak agar perang segera diakhiri dan gencatan senjata diraih dalam waktu dekat.

“Konflik yang mengerikan ini harus diakhiri. Para sandera harus dibebaskan. Bantuan yang telah kami upayakan dengan sekuat tenaga untuk disalurkan melalui darat, udara, dan laut harus disalurkan,” tegasnya.

Desakan Sunak keluar setelah ada laporan bahwa tiga dari tujuh staf World Central Kitchen yang tewas dalam serangan udara Israel awal pekan ini adalah warga Inggris.

Pemerintah Inggris pada Jumat (5/4) menyerukan penyelidikan yang transparan atas pembunuhan tujuh pekerja bantuan di Jalur Gaza.

Perang Gaza dimulai 7 Oktober lalu ketika Hamas melakukan serangan mendadak di wilayah Israel Selatan yang mengakibatkan 1.170 kematian dan menyandera sekitar 25o warga.

Serangan balasan Israel selama enam bulan terakhir dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 33.137 orang di Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya