Berita

Kegiatan buka puasa bersama Poros Rawamangun dan ojek online Jakarta di Aula Gedung Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur Jumat, (5/4)/Ist

Politik

Poros Rawamangun Desak Penyelenggara Pemilu Serentak Tak Lagi Terlibat Pilgub Jakarta

SABTU, 06 APRIL 2024 | 11:56 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penyelenggara Pemilu Serentak 2024 di Provinsi DKI Jakarta diharap tidak lagi ikut campur dalam gelaran Pilgub Jakarta yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.

Demikian penegasan Ketua Poros Rawamangun, Rudy Darmawanto saat kegiatan buka puasa bersama Poros Rawamangun dan ojek online Jakarta di Aula Gedung Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur Jumat, (5/4).

Rudy mengatakan, sejumlah oknum penyelenggara Pemilu Serentak 2024 di DKI Jakarta, seperti KPU, PPK, PPS, termasuk Panwaslu diduga terlibat dalam berbagai kasus pelanggaran pemilu.


"Pemilu di Jakarta kemarin sangat carut marut, diduga ada ada politik uang yang melibatkan oknum KPU dan PPK," kata Rudy dalam keterangannya, Sabtu (6/4).

Menurut Rudy, penyelenggara pemilu harus dievaluasi menyeluruh agar gelaran Pemilu Jakarta 2024 lebih profesional, kredibel, dan transparan.

"Penyelenggara pemilu yang diduga terlibat tidak boleh lagi melaksanakan penyelenggaraan pilkada. Jadi  Pilkada Gubernur dan Wagub ini harus clear dan bersih sesuai rules of the games yang sudah menjadi ketentuan undang-undang," kata Rudy.

Di sisi lain, Poros Rawamangun melihat sejumlah nama potensial bertarung di kontestasi Pilkada Jakarta. Antara lain Heru Budi Hartono (Pj Gubernur DKI Jakarta), Boy Rafli Amar (mantan kepala BNPT, mantan Kadiv Humas Polri), Ahmad Zaki Iskandar (Ketua DPD Golkar DKI Jakarta), Ahmad Riza Patria (mantan Wagub DKI Jakarta), Diana Dewi (Ketua Kadin DKI Jakarta), Fahira Idris (Anggota DPD RI), KH. Lutfi Hakim (Ketua Umum FBR), Mardani Ali Sera (Anggota DPR RI asal PKS), Sandiaga Uno (Menparekraf), Prasetyo Edi Marsudi (Ketua DPRD DKI).






Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya