Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pegadaian: Penyaluran Pinjaman Naik Hampir 17 Persen di Triwulan I 2024

SABTU, 06 APRIL 2024 | 08:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penyaluran pinjaman di Pegadaian meningkat hampir 17 persen year on year pada triwulan I-2024.  

Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan PT Pegadaian Eka Pebriansyah mengatakan hal ini karena banyaknya permintaan di tengah tren lonjakan harga emas saat ini.

"Harga emas luar biasa melonjaknya, makanya imbasnya adalah jumlah pinjaman yang diberikan dari Pegadaian mengalami peningkatan. Kita sudah hitung sampai dengan triwulan satu ini saja kita, year on year, hampir menyentuh 17 persen. Animonya tinggi banget," kata Eka dalam keterangan yang dikutip Sabtu (6/4).


Eka mengatakan animo masyarakat untuk membeli atau mencicil emas juga tinggi karena di saat harga emas tinggi, masyarakat Indonesia cenderung membeli emas.

Menurutnya, ada pola pikir di masyarakat bahwa jika membeli emas saat harga emas jatuh, maka makin lama harga emas akan semakin jatuh. Padahal, menurut Eka, fluktuasi harga emas yang cenderung menurun hanya berlangsung untuk jangka pendek. Sementara untuk fluktuasi jangka panjang, harga emas akan semakin naik.

Selain itu, momen Lebaran juga mencatat bahwa aktivitas beli dan gadai emas meningkat.

Eka mengatakan, pembelian emas tumbuh sebesar 5 persen, sementara gadai emas tumbuh 5,5 persen pada Maret 2024. Pertumbuhan tersebut dipengaruhi oleh pemenuhan kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri dan mengamankan aset sebelum mudik Lebaran.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya