Berita

Polres Semarang menggelar pengajian serta Khataman Al Quran, di Pondok Roudhotul Jannah Ungaran, Jumat (5/4)/RMOLJateng

Presisi

Polres Semarang Memulai Operasi Ketupat dengan Khataman Al Quran

SABTU, 06 APRIL 2024 | 07:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mengawali kegiatan Operasi Ketupat Candi 2024, Polres Semarang menggelar pengajian serta Khataman Al Quran di Masjid Baitul Muslimin Polres Semarang, Jumat (5/4). Kegiatan diawali dengan pengajian dilanjutkan Khataman Al Quran, Tausiyah, dan ditutup dengan buka bersama anak yatim dan santri dari Pondok Roudhotul Jannah Ungaran.

Kapolres Semarang, AKBP Achmad Oka Mahendra mengatakan, kegiatan pengamanan arus mudik dan perayaan hari raya Idulfitri 1445 H serentak dengan sandi Ops Ketupat Candi 2024 telah dimulai, terhitung sejak 4 April 2024.

"Kegiatan melibatkan personel yang bertugas dalam pengamanan Ops Ketupat Candi 2024, diharapkan mendapatkan perlindungan serta kelancaran dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Oka, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (5/4).


Selain sebagai renungan diri akan berkah di bulan suci Ramadhan 1445 H , kegiatan ini juga sebagai media peningkatan iman dan taqwa terhadap Allah SWT.

Sekaligus, memohon akan kuasanya untuk diberikan perlindungan dan kelancaran bagi personel Polres Semarang dengan dibantu unsur TNI dan instansi terkait dalam memberikan pelayanan serta pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1445 H.

Dalam kegiatan ini turut hadir Wakapolres Kompol Fandy Setiawan, dan diikuti Pejabat Utama dan personel Polres Semarang.

Sementara, pengasuh Pondok Roudhotul Jannah, Ustaz Lutfinul Hakim menjadi pemimpin jalannya kegiatan.

Kegiatan diakhiri dengan doa dan buka bersama serta pemberian santunan kepada yatim piatu dan santri, dilanjutkan ibadah salat Maghrib berjamaah dengan imam Ustaz Lutfinul Hakim.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya