Berita

Pelaksanaan diseminasi hasil Pemilu 2024 di Ballroom Hotel Amantis Demak, Jumat (5/4)/RMOLJateng

Nusantara

Partisipasi Pemilih di Demak Lampaui Target Nasional

SABTU, 06 APRIL 2024 | 06:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi pada Pemilu 2024. Di mana tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Demak mengalami kenaikan signifikan.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Demak, Siti Ulfaati, usai menggelar Diseminasi Hasil Pemilu 2024 dengan peserta dari ormas, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Ballroom Hotel Amantis, Jumat malam (5/4).

"Untuk partisipasi pemilih, kita bagus," ucap Siti Ulfaati, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (5/4).


Ia menuturkan, angka partisipasi masyarakat untuk pemilihan presiden dan wakil presiden (PPWP) sebesar 86,1 persen. Lalu, untuk DPR RI (85,9 persen), DPD (86 persen), DPRD Provinsi (85,9 persen), DPRD Kab/Kota (85 persen).

"Jadi kalau kita hitung, partisipasinya 85-86 persen, kalau pada Pemilu 2019 kita di angka 80-83 persen. Artinya kita mengalami kenaikan yang lumayan signifikan," jelasnya.

Menurut Siti, capaian itu melebihi dari yang ditargetkan nasional. Di mana target tingkat partisipasi pemilih yang dipatok oleh KPU RI dan Pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 adalah 79,5 persen.

Dengan tren positif itu, KPU Demak akan berusaha melanjutkan pada pelaksanaan Pilkada 2024 yang akan digelar pada 27 November mendatang.

Ia melanjutkan bahwa saat ini tahapan Pilkada 2024 di Demak telah dimulai. Pada 26 Januari 2024, pihaknya telah menyelesaikan tahapan perencanaan program dan anggaran. Lalu pada 27 Februari 2024, KPU Demak melaksanakan pengumuman pendaftaran lembaga pemantau pemilu.

Tahapan tersebut akan dilanjutkan dengan pembentukan badan ad hoc yang akan dilaksanakan pada 17 April 2024.

"KPU RI menyampaikan, kami diminta untuk menggaungkan pilkada karena memang euforia Pemilu 2024 ini, kan, belum selesai," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya