Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono, dalam acara doa bersama yang dirangkai dengan santunan anak yatim piatu, digelar di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/4)/Istimewa

Politik

Gelar Doa Bersama Yatim Piatu, PPP Harap Lolos PT Lewat Gugatan MK

SABTU, 06 APRIL 2024 | 01:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, menggelar doa bersama pengurus harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) bersama sejumlah anak yatim piatu, Acara ini diharapkan dapat membantu mereka lolos parliamentary threshold (PT) 4 persen melalui gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Acara doa bersama yang dirangkai dengan santunan anak yatim piatu digelar di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis kemarin (4/4).

Mardiono menjelaskan, acara tersebut digelar agar para kader ikut mendoakan kelolosan PPP sebagai partai politik (parpol) yang mendapat kursi di Parlemen, mengingat saat ini tengah berada di bulan suci Ramadan.


Melalui doa bersama, suara PPP yang dalam penetapan hasil Pemilu 2024 hanya mendapat 5.878.777 suara atau 3,87 persen dari total suara sah, dapat tembus lebih dari 4 persen.

Karena dia meyakini, ada suara PPP yang hilang di 20 daerah pemilihan (dapil), sehingga harus mengambil langkah Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Anggota DPR RI di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Saya memohon agar kiranya kita berdoa dan mengetuk pintu langit, ada mukjizat atas doa kita. Sehingga hasilnya dimudahkan dan akhirnya diijabah apa yang sedang diperjuangkan di MK,” ujar Mardiono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/4).

Mardiono juga mengaku masih terus bekerja keras bersama seluruh elemen untuk memperjuangkan partai berlambang Kabah itu agar lolos ambang batas Parlemen.

“Saya terus bekerja keras bersama seluruh elemen tanpa menghitung waktu untuk mengembalikan suara PPP yang hilang. Karena hal tersebut adalah amanat kedaulatan rakyat dan umat yang diberikan kepada PPP, sehingga harus diperjuangkan," harap pria yang tengah menjabat Urusan Khusus Presiden itu.

"Semoga Allah memudahkan dan meridhoi perjuangan kita," demikian Muhamad Mardiono.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya