Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Korea Berencana Luncurkan Satelit Mata-mata Kedua di AS

JUMAT, 05 APRIL 2024 | 16:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perlombaan antariksa di kawasan Semenanjung Korea semakin memanas setelah Korea Selatan mengumumkan rencananya untuk meluncurkan satelit mata-mata baru.

Menurut laporan Kementerian Pertahanan Korea Selatan pada Jumat (4/4), satelit intelijen dijadwalkan meluncur pekan depan dari Amerika Serikat.

"Peluncuran yang dijadwalkan pada 7 April di AS adalah benar," ungkap juru bicara kementerian pertahanan Seoul, seperti dimuat AFP.


Disebutkan bahwa satelit mata-mata kedua Seoul akan lepas landas dari John F. Kennedy Space Center di Florida, juga dengan roket Falcon 9 SpaceX.

Satelit pertama Korea Selatan telah diluncurkan dengan roket yang sama November lalu.

Gambar dari satelit intelijen Korea berhasil mengirimkan gambar Korea Utara dengan resolusi tinggi dari orbit.

Dengan ini, Seoul berencana meluncurkan total lima satelit mata-mata militer pada tahun 2025 untuk memantau Korea Utara dengan lebih baik.

"Setelah lima satelit masuk orbit, militer Korea Selatan akan memiliki kemampuan untuk memantau fasilitas penting di Korea Utara setiap dua jam," bunyi laporan stasiun penyiaran KTV.

Sementara itu, Korea Utara juga berhasil meluncurkan satelit Malligyong-1 dan mengirim gambar pangkalan angkatan laut AS di Pearl Harbor di Hawaii dan berbagai target Korea Selatan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya