Berita

Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid/Net

Politik

Puji Pelantikan KSAU, Meutya Hafid: Jam Terbang Marsekal Tonny Tak Perlu Diragukan

JUMAT, 05 APRIL 2024 | 16:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keputusan Presiden Joko Widodo melantik Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) sudah tepat.

Dikatakan Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid, Marsekal Tonny memiliki rekam jejak yang menarik, dan jarang dimiliki oleh personel TNI lainnya.

"Marsekal Tonny memiliki jam terbang tinggi menerbangkan pesawat jet tempur F16, dan pesawat jet tempur Su30 serta Su27. Jika melihat pengalaman sebagai pilot jet tempur, tidak perlu kita ragukan," kata Meutya kepada wartawan, Jumat (5/4).


Selain itu, katanya, pengalaman terakhir Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono sebagai Panglima Komando Operasi Udara Nasional, membuat ia memahami berbagai persoalan pelanggaran di wilayah udara Indonesia.

Politisi Partai Golkar itu menilai,banyak tugas menanti KSAU baru diantaranya modernisasi alutsista dan pengembangan kemampuan personel.

Kehadiran 4 pesawat C-130-J Super Hercules baru disertai dengan pengembangan kemampuan personel yang akan mengoperasionalkan pesawat.

"KSAU juga perlu mempersiapkan kemampuan personel serta sarana prasarana jelang kedatangan 42 pesawat jet tempur Rafale," jelasnya.

Meutya Hafid menambahkan, sebagai negara kepulauan yang luas, Indonesia membutuhkan pertahanan udara yang kuat.

"Kami semua berharap KSAU baru mampu terus melakukan modernisasi alutsista dan mengembangkan kemampuan personel sebagai kekuatan udara yang disegani di kawasan," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya