Berita

Alat berat digunakan untuk merobohkan gedung Uranus yang rusak akibat gempa 3 April di Hualien pada 5 April 2024.

Dunia

Total Korban Tewas Akibat Gempa Taiwan Naik Jadi 12 Orang

JUMAT, 05 APRIL 2024 | 14:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jumlah korban jiwa akibat gempa di Kota Hualien, Taiwan hingga Jumat (5/4) mencapai 12 orang.

Sehari sebelumnya baru 10 orang yang dilaporkan tewas akibat gempa berkekuatan 7,4 magnitudo.

Tim penyelamat kemudian memperbarui laporannya setelah menemukan dua jenazah baru di sekitar Hualien.


Sebanyak 18 orang masih dalam proses pencarian, namun upaya evakuasi menjadi lebih sulit karena cuaca yang buruk membuat tim penyelamat berisiko terkena tanah longsor atau runtuhan bangunan.

"Hujan meningkatkan risiko jatuhnya batu dan tanah longsor, yang saat ini merupakan tantangan terbesar,” kata Su Yu-ming, pemimpin tim pencari yang membantu upaya penyelamatan, seperti dimuat RNZ.

Sekitar 50 gempa susulan mengguncang Hualien pada Kamis malam (4/4),  beberapa di antaranya terasa sampai ke Taipei.

Tim penyelamat mengatakan sekitar 400 orang yang terjebak di sebuah hotel mewah di taman nasional Ngarai Taroko telah selamat, dan helikopter mengangkut korban luka dan membawa perbekalan.

Gempa terjadi sehari sebelum Taiwan memulai liburan panjang akhir pekan untuk festival pembersihan makam tradisional, ketika orang-orang pulang ke rumah mereka untuk merapikan kuburan leluhur.

Banyak orang mengunjungi tempat-tempat wisata, seperti Hualien, yang terkenal karena keindahannya, namun gempa bumi telah menghancurkan bisnis pariwisata di sana.

Taiwan terletak di dekat persimpangan dua lempeng tektonik dan rentan terhadap gempa bumi.

Lebih dari 100 orang tewas dalam gempa tahun 2016 di wilayah selatan, sementara gempa berkekuatan 7,3 skala Richter menewaskan lebih dari 2.000 orang pada tahun 1999.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya