Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Kemenhub: Sekitar 4.000 Mobil Listrik Diperkirakan Dipakai Mudik Lebaran 2024

JUMAT, 05 APRIL 2024 | 08:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah memperkirakan sekitar 4.000 mobil listrik bakal digunakan untuk melakukan perjalanan mudik Lebaran 2024.

Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Yusuf Nugroho di Jakarta, Kamis mengatakan angka tersebut merupakan proyeksi 18 persen dari total mobil listrik di tanah air yang berjumlah sekitar 23.238 unit.

Menurutnya, perjalanan mudik Lebaran tidak hanya sebatas perjalanan jarak jauh antar-kota, melainkan juga perjalanan lokal.


"Artinya kendaraan listrik berbasis baterai itu bukan hanya untuk pelaksanaan luar kota saja, tetapi juga lebih kepada silaturahmi pada saat Lebaran nantinya," kata Yusuf.

Pemerintah sudah menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang disiapkan di sejumlah lokasi untuk mendukung mobilitas para pengguna kendaraan listrik pada masa mudik kali ini.

Saat ini ada sebanyak 1.299 SPKLU yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, baik yang dikelola oleh PLN maupun mitra perusahaan.

Kemenhub juga sudah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait tata cara pengangkutan kendaraan listrik (electrical vehicle/EV) secara umum pada saat melakukan penyeberangan dengan kapal laut. Hal tersebut untuk mengurangi kekhawatiran masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik untuk mudik.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya