Berita

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Simon Sitorus/Ist

Nusantara

Ternyata Banyak Apar di Jakarta Tak Berfungsi

KAMIS, 04 APRIL 2024 | 13:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Banyak persediaan alat pemadam api ringan (Apar) di Jakarta yang sudah tak laik atau tidak berfungsi. Untuk itu Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta didorong segera menginventarisasi ketersediaan Apar.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Simon Sitorus mengaku banyak menerima keluhan warga terkait tidak berfungsinya Apar. Padahal alat itu sangat penting untuk mencegah api membesar saat terjadi kebakaran.

“Saya banyak temuan di masyarakat tentang masalah alat pemadam api ringan. Salah satunya di RW 9 Kelurahan Petukangan Utara, ada dua unit sudah rusak, padahal daerah situ kawasan padat penduduk,” kata Simon dikutip Kamis (4/4).


Usai mengganti Apar rusak dengan yang baru, Dinas Gulkarmat juga diharapkan mengecek secara berkala kelayakan fungsi alat tersebut.

Setidaknya, pengecekan dilakukan setiap enam bulan sekali untuk memastikan tidak kadaluarsa dan tuas atau nozzle masih dalam kondisi baik.

Selain itu, pelatihan cara menggunakan Apar juga sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak kebingungan saat si jago merah mulai membesar.



Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya