Berita

Security Analyst Tim Pengembang Sirekap KPU, Yudistira Dwi Wardhana, di Sidang Lanjutan PHPU Presiden dan Wakil Presiden 2024, di MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (3/4)/Rep

Politik

Pengembang Sirekap Benarkan KPU Sewa Server Alibaba Usai Dapat Serangan Siber

RABU, 03 APRIL 2024 | 20:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memang benar telah menyewa server milik Alibaba untuk Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (Sirekap).

Hal itu diungkap Security Analyst Tim Pengembang Sirekap, Yudistira Dwi Wardhana, dalam Sidang Lanjutan PHPU Presiden dan Wakil Presiden 2024 di Ruang Sidang Utama Lantai 2 Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (3/4).

Yudistira mulanya menjelaskan, Sirekap dihantam serangan siber bernama Distributed Denial of Service (DDoS), sejak pagi hari pencoblosan pemilu pada 14 Februari 2024. Hal ini berdampak terhadap akses masuk baru bisa dilakukan pada 18.30 WIB.


"Jadi gini, kami melakukan kesalahan pada detik-detik pertama launching Sirekap, sehingga IP Indonesia aslinya itu terlihat. Dan itu kita butuh waktu sampai 18.30 (WIB). Alhamdulillah kita dapat pinjaman IP yang akhirnya bapak lihat IP-nya sekarang," ujar Yudistira.

"Tapi servernya, kan enggak mungkin kita install IP. Jadi kalau IP lamanya Bapak lihat itu IP Indonesia. Tapi IP barunya itu IP shadow, istilahnya IP anycast yang kita sewa supaya orang enggak tahu IP baru dari Sirekap," sambungnya memaparkan.

Dia mengungkapkan, serangan tersebut tidak secara otomatis memindahkan lokasi server Sirekap yang ada di Indonesia menjadi di luar negeri. Tetapi, dia menegaskan KPU hanya menyewa alamat jaringan internet ke perusahaan teknologi raksasa Alibaba yang diinfokan berada di Singapura dan Prancis.

"Karena enggak mungkin tanggal 14 (Februari 2024) sudah meng-install di suatu lokasi, terus dalam waktu tiga jam kita sudah meng-install di tempat lokasi berbeda di Singapura, di Prancis gitu, enggak," ucapnya.

Oleh karena itu, dia membantah informasi yang menyebut server Sirekap berada di luar Indonesia, justru Yudistira merahasiakan titik lokasi server itu berada.

"Jadi lokasinya ada di area Jakarta, untuk lokasinya saya tidak bisa (beri tahu). Dan mungkin kalau kita bicara siapa penyedianya mungkin Bapak dan Ibu sekalian sudah tahu. Itu jadi informasi publik di sidang KIP kemarin," demikian Yudistira.

Dalam sidang Komisi Informasi Pusat, KPU membenarkan soal kontrak kerja sama dengan perusahaan teknologi asal China, Alibaba, khususnya terkait sistem komputasi awan atau cloud untuk Sirekap.

KPU yang diwakili oleh Luqman Hakim menyampaikan fakta tersebut dalam sidang penyelesaian sengketa informasi antara LSM Yayasan Advokasi Hak Konstitusional Indonesia (Yakin) dengan KPU, di Kantor KIP, Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (13/3).

"Jadi benar KPU memiliki kerja sama dengan Alibaba Cloud?" tanya Majelis Komisioner (MK) KIP, Arya Sandhiyudha dalam sidang saat itu.

"Benar majelis," jawab Luqman singkat.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya