Berita

Mendikbudristek, Nadiem Makarim/Istimewa

Politik

Nadiem Makarim Diminta Jadikan Pramuka Ekskul Prioritas

RABU, 03 APRIL 2024 | 18:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi X DPR meminta Mendikbudristek, Nadiem Makarim, untuk tetap menjadikan Pramuka sebagai ekstra kurikuler (ekskul) prioritas. Sebab, jika Pramuka tetap ada di sekolah namun tidak diwajibkan kepada para peserta didik, maka berisiko memicu masalah baru.

Hal itu ditegaskan Anggota Komisi X DPR RI, Dede Yusuf, dalam Rapat Kerja bersama Mendikbudristek, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/4).

“Kami dari Komisi X DPR, saya pribadi lah, meminta Pramuka tetap menjadi ekskul prioritas,” tegas Dede.


Di sisi lain, legislator Partai Demokrat ini juga menilai apabila Pramuka menjadi ekskul sukarela maka perlu ada payung hukum yang menaungi hal tersebut.

Sebab, UU Nomor 12/2010 tentang Gerakan Pramuka berbeda dengan UU Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

“Karena kalau masalah wajib tidak wajib ini akhirnya ada dua UU yang membedakan. UU Gerakan Pramuka adalah sukarela, UU Sisdiknas di situ masuknya di ekskul. Maka saya mengatakan prioritas,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa ekstrakurikuler Pramuka tetap bersifat wajib diselenggarakan oleh sekolah.

"Mohon tidak lagi dibahas bahwa Pramuka itu dihapus atau dihilangkan dari sekolah, karena peraturannya sudah sangat jelas bahwa itu menjadi ekskul yang wajib diselenggarakan, wajib diselenggarakan oleh sekolah," tegas Nadiem.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya