Berita

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa, didampingi Wadirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Arie Ardian, beserta jajaran penyidik saat menggerebek home industry narkotika pembuatan sabu dan happy water di Banyumanik, Semarang, Rabu (3/4)/Istimewa

Presisi

Bareskrim Gerebek Pabrik Rumahan Narkoba di Semarang, 2 Orang Diamankan

RABU, 03 APRIL 2024 | 15:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Ditipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Bea Cukai dan Polda Jawa Tengah, menggerebek pabrik rumahan pembuatan sabu dan happy water di Banyumanik, Semarang, pada Rabu (3/4).

Dalam penggerebekan ini, 2 orang tersangka yang berperan sebagai koki diamankan oleh penyidik.

"Jadi pada saat kita lakukan penggerebekan, dua orang ini sedang mengolah bahan baku untuk pembuatan narkoba, pas ditangkap masih memakai pakaian pelindung dengan masker hazmat," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba, Brigjen Mukti Juharsa, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/4).


Lanjut Mukti, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat. Dari sini, penyidik melakukan penyelidikan dan berhasil membongkar praktik industri narkoba.

Mukti pun berjanji akan merilis kasus ini secara lengkap pada Kamis besok (4/4).

"Untuk perkembangan kasus, besok akan kita adakan konferensi pers," imbuh Mukti.

Dalam penggerebekan turut hadir Wadirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Arie Ardian, beserta jajaran penyidik lainnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya