Berita

Menteri Koperasi & Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Teten Masduki (ketiga dari kiri) bersama Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu (keenam dari kiri), pada Malam Penutupan Indonesia Fashion Week (IFW) 2024 di Jakarta, Minggu (31/3)/Istimewa

Bisnis

Semarakkan Indonesia Fashion Week 2024, BTN Prioritas Raih 20 Ribu Transaksi

RABU, 03 APRIL 2024 | 14:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sepanjang Indonesia Fashion Week (IFW) 2024 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) sejak Rabu (27/3) hingga Minggu (31/3), setidaknya ada 20 ribu transaksi yang dilakukan nasabah baik melalui QRIS maupun kartu debit BTN.

Hal ini menjadi bukti bahwa dukungan kuat BTN terhadap perkembangan industri fesyen nasional mendapat sambutan yang positif dari masyarakat.

Dalam gelaran Malam Penutupan Indonesia Fashion Week (IFW) 2024 di Jakarta, Minggu (31/3), Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, kerap berdiskusi dengan dengan Menteri Koperasi & Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Teten Masduki.


"Kehadiran BTN Prioritas di IFW merupakan bentuk dukungan BTN terhadap perkembangan industri fesyen tanah air, karena industri fesyen berpotensi menjadi salah satu kekuatan ekonomi Indonesia," ucap Nixon LP Napitupulu, melalui keterangannya, Rabu (3/4).

"Selain memiliki multiplier effect terhadap ratusan UMKM, brand fesyen lokal memiliki kualitas yang tak kalah dengan brand fesyen luar yang sudah mendunia," sambungnya

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) sekaligus President IFW, Poppy Dharsono, menyebut IFW 2024 menghadirkan 300 desainer dari dalam maupun luar negeri. Di antaranya dari Malaysia dan Thailand.

Tak hanya itu, IFW 2024 juga diramaikan oleh 400 ekshibisi yang menampilkan karya mode maupun kriya dari berbagai daerah. Beberapa di antaranya tergabung dalam Dekranasda Nasional.

"Target pengunjung IFW 2024 dari 27 hingga 31 Maret 2024 sebanyak 100 ribu orang, dengan total transaksi Rp 60 miliar," kata Poppy.  

Pada IFW 2024, APPMI berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, BTN Prioritas, dan Tokopedia.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya