Berita

Gempa bumi bermagnitudo 7,4 mengguncang Taiwan bagian timur hingga Ishigakijima, Jepang, Rabu (3/4) sekitar pukul 06.58 WIB/BMKG

Politik

Legislator PKS Dorong Kemenlu Segera Pastikan Kondisi WNI Terdampak Gempa Taiwan

RABU, 03 APRIL 2024 | 13:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keselamatan warga negara Indonesia (WNI) di Taiwan pascagempa bermagnitudo 7,5 yang terasa hingga ke Jepang pada Rabu pagi pukul 09.00 waktu setempat harus segera jadi perhatian utama Kementerian Luar Negeri.
 
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini, menyampaikan simpati dan keprihatinan sekaligus belasungkawa atas bencana gempa dan tsunami tersebut. Dia berharap tidak ada korban jiwa dan evakuasi warga bisa berjalan dengan baik.
 
"Kemenlu harus bergerak cepat untuk mengidentifikasi keberadaan WNI di wilayah terdampak gempa dan tsunami serta melakukan tindakan cepat dan terukur untuk menyelamatkan WNI jika terdapat warga negara kita di sana," ucap Jazuli dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (3/4).
 

 
"Tentu kita semua berharap tidak ada warga negara kita yang menjadi korban," imbuhnya.
 
Gempa bermagnitudo 7,5 dan 6,6 mengguncang Taiwan pada Rabu pagi. Getaran gempa terasa hingga Pulau Okinawa dan Miyako, Jepang selatan, membuat otoritas setempat mengeluarkan peringatan tsunami di pulau-pulau tersebut.
 
Dari cuplikan video yang beredar di media sosial, sejumlah bangunan atau gedung mengalami kerusakan, bahkan ada yang hampir roboh di Taiwan.

Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa di Taiwan tidak berdampak tsunami ke Indonesia.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya