Berita

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga di Gedung GBHN Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (2/4)/Ist

Bisnis

Wamendag: Inflasi Pangan Terkendali Namun Perlu Diantisipasi

RABU, 03 APRIL 2024 | 05:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Stabilitas harga bahan pokok (bapok) jelang Idul Fitri 1445 H terus menjadi sorotan.

Menyikapi itu, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga telah menyiapkan beberapa langkah agar harga bapok stabil.

Menurut dia, peningkatan harga tersebut didorong cuti bersama dan libur sekolah, sehingga kecenderungan konsumsi meningkat dan daya beli menguat.
 

 
"Inflasi pangan terkendali namun perlu diantisipasi. Kebutuhan akan meningkat pada periode Ramadan karena konsumsi (masyarakat) akan meningkat," ujar Jerry saat rapat kerja membahas ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok bersama Komite II DPD, Menteri Pertanian, Badan Pangan nasional (Bapanas) dan perum Bulog di Gedung GBHN Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (2/4).
 
Jerry menambahkan, perlu adanya penguatan koordinasi pemda bersama Perum Bulog, dengan mempertahankan Harga Eceran Tertinggi (HET) bahan pangan di pasar dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Pada rapat koordinasi lintas K/L terkait sebelumnya pemerintah akan intensif melakukan pemantauan dan pengawasan.
 
"Pemerintah juga akan mengintervensi pasar secara masif untuk memastikan ketersediaan stok dan pasokan, kemudian memastikan kelancaran distribusi dan komunikasi positif antar K/L terkait," imbuhnya.
 
Sementara itu, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy menyampaikan proyeksi neraca pangan nasional periode Januari-April 2024 dalam kondisi aman.

Aksi yang dilakukan Bapanas dengan menyalurkan beras SPHP dan komersial, gerakan pangan murah, fasilitasi distribusi pangan, penyaluran jagung SPHP, Bantuan Pangan dan Koordinasi stabilisasi pangan selama hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) bersama K/L terkait.
 
"Dari data dan proyeksi kami berkaitan dengan cadangan pemerintah meskipun ada penurunan tapi masih dalam kondisi aman," ucap Sarwo Edhi.
 
Di saat yang sama, Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi menguraikan kondisi harga beras di pasaran umum sampai dengan Maret 2024. Saat ini Bulog mempunyai stok 1,1 juta ton tersebar di seluruh Indonesia dalam menjaga stabilitas harga beras dan akan diperkuat dengan pembelian beras dalam negeri.
 
"Kami segera meluncurkan program mitra tani memberikan dukungan program Kementan mulai dari bibit, pupuk, pestisida dan alat pertanian untuk menggenjot produksi," pungkas Bayu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya