Berita

Reruntuhan bangunan konsulat Iran di Damaskus setelah serangan udara Israel pada Senin, 1 April 2024/Net

Dunia

Indonesia Kecam Serangan Israel di Konsulat Damaskus

SELASA, 02 APRIL 2024 | 13:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kecaman keras disampaikan pemerintah Indonesia terhadap serangan udara Israel yang menghancurkan bangunan Konsulat Iran di Damaskus, Suriah.

Kementerian Luar Negeri RI dalam sebuah pernyataan pada Selasa (4/2) menyebut serangan tersebut jelas melanggar hukum internasional dan Piagam PBB.

Indonesia dengan tegas mengutuk serangan tersebut karena berpotensi memperluas konflik dan semakin mempesulit proses perdamaian  yang tengah diupayakan.


"Indonesia mengutuk keras serangan Israel terhadap gedung dan fasilitas diplomatik Iran di Damaskus," bunyi kecaman tersebut, seperti diunggah Kemlu RI di akun X pribadinya.

Serangan udara Israel menghantam sebuah gedung konsulat Iran yang bersebelahan dengan Kedutaan Besar Iran di Damaskus, Suriah pada Senin (4/1).

Menurut laporan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRCG), serangan tersebut telah membunuh komandan senior Mohammad Reza Zahedi dan Brigjen Jenderal Mohammad Hadi Haj Rahimi, bersama lima petugas lainnya.

Duta Besar Iran untuk PBB, Zahra Ershadi mengecam keras serangan militer Israel di Damaskus dan menegaskan bahwa Teheran akan mengambil tindakan tegas.

Video yang beredar setelah serangan di Damaskus menunjukkan asap tebal membubung dari gedung konsulat Iran yang sebagian bangunannya sudah runtuh.

Menurut laporan media pemerintah Iran, F-35 Israel menghantam gedung itu dengan enam roket dan hampir seluruhnya menghancurkan gedung tersebut.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya