Berita

Pedagang beras di pasar tradisional/Net

Nusantara

Awas Penimbunan Komoditas Pangan Jelang Lebaran

SELASA, 02 APRIL 2024 | 11:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta diminta mencegah potensi terjadinya penimbunan bahan pangan pokok jelang Idulfitri 2024.

Apalagi terdapat sentimen peningkatan jumlah permintaan menjelang lebaran. Terutama komoditas beras dan daging.

“Harus ada pencegahan supaya jangan sampai ada kejadian penumpukan-penumpukan atau penimbunan kebutuhan pangan masyarakat Jakarta jelang lebaran. Jangan sampai terjadi hal seperti itu,” kata Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Boyke Hasiholan Simanjuntak dikutip Selasa (2/4).


Selain mencegah kemungkinan penumpukan komoditas utama, Pemprov DKI Jakarta juga diminta menekan harga. Sehingga tidak terjadi lonjakan harga komoditas pangan, seperti yang terjadi belakangan ini.

“Pemerintah juga harus mampu mengendalikan harga pangan jelang lebaran,” kata Boyke.

Boyke juga meminta Pemprov DKI Jakarta menyiapkan skenario operasi pasar untuk mencegah kebaikan harga komoditas di pasaran. Operasi pasar terbukti efektif mencegah permainan harga oleh para spekulan.

“Begitu juga untuk kebutuhan daging. Bila perlu siapkan skenario operasi pasar, karena itu kebutuhan pokok jelang lebaran jangan sampai kebutuhan-kebutuhan itu tidak tersedia saat lebaran nanti,” kata Boyke.



Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya