Berita

Speed boat pembawa PMI ilegal yang diamankan Lantamal IV Batam/Ist

Pertahanan

Lantamal IV Batam Berhasil Gagalkan Penyelundupan PMI Ilegal ke Malaysia

SELASA, 02 APRIL 2024 | 02:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tim Satuan Tugas (Satgas) TNI AL dari Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Batam, berhasil menggagalkan penyelundupan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Malaysia, Minggu (31/3) lalu.

Dalam keterangan yang diperoleh redaksi, Senin malam (1/4), dari pengungkapan kasus ini, delapan calon PMI ilegal diamankan.

Masing-masing terdiri dari empat warga negara asing (WNA) asal Bangladesh, tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Lombok dan seorang tekong berinisial S alias A (30 tahun).


Dari informasi yang didapat oleh pihak TNI AL, untuk satu orang yang akan diberangkatkan ke Malaysia, dipatok biaya sebesar Rp13 juta hingga Rp18 juta untuk WNI dan 4 WNA Non Prosedural Asal Bangladesh dimintai dana masing-masing Sebesar 5.550 RM (sekitar Rp79 juta) oleh Tekong yang berdomisili di Batam.

Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) IV Batam, Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto, mengatakan, saat penggagalan itu mereka tengah berada dalam speed boat bermesin 40 dan 15 PK, yang keduanya berada di Pulau Pecong.

“Saat tim melakukan penyisiran di lokasi, terlihat secara visual, ada speed boat sedang melintas. Setelah dikejar, tim mengamankan 4 WNA Bangladesh dan 1 tekong," terang Komandan Lantamal IV Batam.

Lebih lanjut Danlantamal menjelaskan, awalnya tim Satgas menerima informasi akan ada pemberangkatan calon PMI secara ilegal dari pelabuhan rakyat Dapur 12 Sagulung menuju Pulau Geranting di Kecamatan Belakang Padang.

“Selanjutnya saat kembali melaksanakan pengintaian dan melihat adanya kapal boat bermesin 15 PK masuk mengarah ke dalam Sungai Dapur Arang dan langsung melakukan pengejaran," tandasnya.

Adapun ke delapan orang yang diamankan yakni berinisial S, N, S, M, JI, R, ZK dan M. Selanjutnya ketiga calon PMI Non Prosedural dan seorang tekong diserahkan kepada pihak Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), sementara pekerja WNA asal Bangladesh diserahkan kepada pihak Imigrasi.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali telah menegaskan bahwa, seluruh jajaran prajurit TNI AL agar senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan operasi dan merespon cepat informasi yang diterima serta melaksanakan kerjasama dan bersinergi dengan instansi terkait, guna menjamin keamanan, terlebih di wilayah perbatasan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya