Berita

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di Wisma Elang Laut, Jakarta Pusat, Senin (1/4)/Ist

Pertahanan

Kopaska Didorong Menjadi Pasukan Khusus Force Multiplier

SELASA, 02 APRIL 2024 | 00:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kopaska harus mampu bertransformasi menjadi force multiplier yang mampu menjawab berbagai bentuk ancaman peperangan masa depan yang semakin kompleks.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali saat menjadi Keynote Speaker dalam Sarasehan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut (AL) bertajuk “Kopaska Sebagai Prajurit Peperangan Laut Khusus Siap Mendukung Tugas TNI AL Menuju Indonesia Maju” bertempat di Wisma Elang Laut, Jakarta Pusat, Senin (1/4).

Sarasehan digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Kopaska TNI AL yang jatuh pada 31 Maret 2024 kemarin. Acara ini diikuti sekitar 100 personel TNI AL yang terdiri dari Pejabat Mabesal, Balakpus, Kotama Pembina dan Operasional, serta personel Brevet Kopaska.


Dalam kesempatan ini Kasal menjelaskan bahwa, seiring dengan penetapan visi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, maka pembangunan postur kekuatan TNI Angkatan Laut yang modern, berdaya gentar kawasan dan berproyeksi global menjadi sebuah tuntutan yang harus diwujudkan.

“Oleh sebab itu, secara responsif Kopaska harus mampu menjabarkan serta mengimplementasikan visi TNI Angkatan Laut tersebut ke dalam rencana pembangunan postur Kopaska yang terukur dan terarah sesuai dengan lingkup tugasnya”, ungkap KSAL.

Pada Sarasehan Kopaska ini dilaksanakan presentasi terkait “Potensi Indonesia sebagai negara maritim dan konsep penyusunan postur TNI AL 2025-2044 sebagai kekuatan pertahanan laut yang kuat dalam menghadapi ancaman keamanan regional dan global di masa mendatang”, yang disampaikan oleh Asrena Kasal Laksamana Muda TNI Achmad Wibisono.

Selanjutnya paparan tentang “Perkembangan lingkungan strategis yang berkaitan dengan Pasukan Khusus dan potensi pelibatan Kopaska dalam tugas operasi TNI dan TNI AL" yang disampaikan oleh Asops Kasal Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan.

Serta materi terakhir yang disampaikan oleh Wadan Puskopaska Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko tentang "Prioritas, strategi dan konsep pembangunan postur Kopaska meliputi kekuatan, kemampuan, operasional dan organisasi Komando Pasukan Katak 2025-2044”.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya